Tuesday, April 9, 2019

Jangan Menulis Dalam Kondisi Marah

Baca Juga

ilustrasi
Jangan jadikan tulisan itu senjata !!
Mungkin itu adalah kata yang pantas untuk judul artikel ini,karena seiring dengan makin banyaknya media berbasis online termasuk media sosial yang siapapun bisa menulis dan berkomentar tanpa ada batas.

Layaknya sebuah hobi,menulis merupakan kesenangan tersendiri yang didapat tanpa harus mendapatkan materi yang terkesan dipaksakan karena meminta,sehingga menulis merupakan hobi yang lebih mengedepankan hati dibanding akal sebagai modal.

Ketika seorang jurnalis dituntut untuk bisa profesional dalam tugas maka harus banyak sumber yang diterimanya sebelum berita atau tulisan naik kemedia,sehingga berita atau tulisan tersebut tidak terkesan dipaksakan dan tidak ada unsur penipuan publik atau bahasa yang lagi trennya yaitu HOAX.

Belajarlah menjadi penulis yang realistis,bukan karena benci atau sentimen kepada objek tulisan,barulah bisa dikatakan seorang penulis tersebut profesional.

Beberapa sumber mengatakan,sebenarnya tidak sulit menjadi jurnalis,cukup sering seringlah membaca dan fahami isi berita serta bagaimana media tersebut merangkai kata demi kata sehingga menciptakan opini yang realistis sesuai dengan fakta yang ada.

Berhentilah menulis dalam keadaan marah,karena bisa jadi tulisan anda hanya akan menimbulkan masalah terbesar dalam hidup anda.Tapi menulislah karena memang tuntutan hati dan memang harus dipublikasi.

Kebenaran adalah dasar utama sebuah tulisan selain keahlian dan beberapa teori lainnya tentang bagaimana mulai membuat berita.

SALAM KOMPAK PARA JURNALIS

No comments:

Post a Comment

© aan chan | Powered by Indometro IT